Komunikasi Tak Terbatas Ruang dan Waktu
- Yohanes Hendri

- 26 Mar 2018
- 2 menit membaca

Zaman dahulu, kita mungkin merasa sedikit kesulitan untuk mengetahui kabar dari orang-orang tercinta seperti orang tua, saudara, kekasih, atau sahabat, ketika mereka sedang ke luar kota atau kita sedang merantau. Hal ini lumrah terjadi di masa itu lantaran perantara untuk komunikasi jarak jauh masih belum memadai.

Pada masa itu ketika kita ingin saling bertukar kabar, kita harus menulis sebuah surat terlebih dahulu, memasukkannya ke dalam amplop, membeli prangko, baru kemudian mengirimkannya melalui kantor pos. Cukup rumit, ya? Lebih parah lagi, setelah melalui serangkaian proses yang rumit itu pun surat kita tidak langsung terkirim ke tujuan. Perlu waktu sekitar beberapa hari bahkan dalam kondisi tertentu bisa hingga berminggu-minggu.
Kesulitan dalam berkomunikasi jarak jauh semacam itu kini sudah sangat jarang ditemui, komunikasi jarak jauh sudah sangat memungkinkan untuk dilakukan. Tidak hanya berbeda kota, menjalin komunikasi dengan warga negara lain pun adalah hal yang biasa sekarang. Hal ini dapat terjadi mengingat mulai masuk dan meluasnya pengaruh internet di Indonesia pada tahun 1995. Indonesia dapat dibilang mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sampai sekarang ini.
Bahkan berdasarkan data yang penulis dapatkan dari WeAreSocial, pengguna internet di Indonesia pada tahun 2018 telah mencapai jumlah yang sangat spektakuler, yaitu sebanyak 132 juta orang. Tidak hanya sampai di situ, lebih dari 95% pengguna internet di Indonesia adalah pengguna media sosial.

Dengan adanya media yang dapat saling menghubungkan satu orang dengan yang lainnya, bukanlah hal yang mustahil lagi bagi setiap orang untuk mengetahui kabar dari orang-orang tercinta mereka tanpa lagi terhalang oleh batasan ruang dan waktu. Di masa ini, jika kita merasa rindu pada orang tua, kita bisa dengan mudahnya menelepon mereka via WhatsApp. Jika saya ingin sahabat-sahabat saya mengetahui keseruan selama liburan saya bersama keluarga, saya dapat mengunggah foto-foto liburan dengan keluarga di akun Instagram saya.
Sumber:
http://mastel.id/sejarah-perkembangan-internet-di-indonesia/
https://pakarkomunikasi.com/perkembangan-media-sosial-di-indonesia
https://smartgram.wordpress.com/2018/05/01/perkembangan-media-sosial-di-indonesia/





Komentar